Wisata Religi Solo: Menikmati Kehangatan Tradisi Bubur Samin di Masjid Darussalam

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:34:09 WIB
Wisata Religi Solo: Menikmati Kehangatan Tradisi Bubur Samin di Masjid Darussalam

JAKARTA - Kota Solo selalu memiliki magnet tersendiri dalam merayakan bulan suci Ramadhan, terutama melalui kekayaan budayanya yang kental.

Salah satu destinasi wisata religi yang paling ikonik dan selalu dipadati pengunjung setiap tahunnya adalah Masjid Darussalam yang terletak di kawasan Jayengan.

Di sini, daya tariknya bukan sekadar arsitektur bangunan, melainkan sebuah pengalaman budaya yang unik: tradisi pembagian Bubur Samin yang legendaris.

Tradisi ini bukan hanya sekadar acara berbagi takjil, melainkan manifestasi nyata dari nilai kebersamaan dan pelestarian warisan budaya Banjar yang tetap hidup di jantung Kota Solo hingga tahun 2026 ini.

Bubur Samin: Cita Rasa Khas Banjar di Jantung Kota Solo

Meskipun berada di Solo, Bubur Samin memiliki akar kuat dari kebudayaan Banjar, Kalimantan Selatan. Keunikan utama bubur ini terletak pada penggunaan minyak samin yang memberikan aroma harum serta warna kekuningan yang khas.

Diperkaya dengan berbagai rempah, potongan daging sapi, dan sayuran, semangkuk Bubur Samin menawarkan kehangatan yang sempurna untuk membatalkan puasa setelah seharian menahan dahaga.

Proses memasaknya pun masih dilakukan secara tradisional menggunakan kuali tembaga besar. Para pengurus masjid dan warga keturunan Banjar di Jayengan bekerja sama meracik ratusan porsi setiap harinya, menjaga resep rahasia yang sudah bertahan selama puluhan tahun agar tetap otentik.

Fenomena Antrean yang Menjadi Atraksi Wisata Budaya

Pemandangan paling menarik di Masjid Darussalam Jayengan dimulai sejak siang hari menjelang Ashar. Ratusan warga, mulai dari penduduk lokal hingga wisatawan dari luar kota, berdatangan membawa wadah masing-masing seperti panci atau rantang.

"Wisata religi Solo: Antre Bubur Samin di Masjid Darussalam" kini telah bergeser dari sekadar aktivitas warga lokal menjadi atraksi wisata yang dinanti.=

Di tengah antrean yang mengular, tercipta ruang silaturahmi yang hangat. Rasa lelah saat mengantre seolah terbayar lunas ketika aroma rempah dari kuali raksasa mulai tercium, menandakan bubur siap dibagikan secara gratis kepada siapa pun.

Daya Tarik Wisata Spiritual dan Kuliner Nusantara

Bagi Anda yang sedang melakukan wisata religi di Solo, singgah ke Masjid Darussalam memberikan pengalaman spiritual sekaligus kuliner yang mendalam.

Selain mendapatkan takjil bubur yang lezat, pengunjung dapat merasakan atmosfer religi yang sangat kental. Banyak wisatawan memilih untuk tetap tinggal di masjid guna melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, menciptakan suasana ibadah yang syahdu di tengah lingkungan masyarakat yang ramah.

Pemerintah Kota Solo terus mendukung kelestarian tradisi ini sebagai bagian dari daya tarik wisata unggulan. Lokasi masjid yang strategis di kawasan Jayengan memudahkan wisatawan untuk mengaksesnya sembari menikmati suasana sore hari (ngabuburit) di kota yang penuh sejarah ini.

Terkini